Pernah merasa sudah olahraga cukup lama, tapi angka calories burned di smartwatch ternyata nggak sebanyak yang kamu bayangkan? Atau sebaliknya, angka kalori yang terbakar terlihat tinggi padahal workout terasa biasa saja?
Hal seperti ini sebenarnya wajar. Jumlah kalori yang terbakar saat olahraga bisa berbeda pada setiap orang, bahkan ketika melakukan jenis latihan dan durasi yang sama.
Buat kamu para Fit People, memahami faktor yang memengaruhi calories burned bisa membantu kamu melihat progress workout dengan lebih realistis. Yuk, kenali apa saja faktornya!
Apa Itu Calories Burned?
Calories burned adalah perkiraan jumlah energi yang dikeluarkan tubuh saat melakukan aktivitas. Ketika berolahraga, tubuh membutuhkan energi lebih banyak untuk menggerakkan otot, menjaga suhu tubuh, serta mendukung kerja jantung dan pernapasan.
Karena kebutuhan energi setiap orang berbeda, jumlah kalori yang terbakar juga nggak selalu sama. Jadi, jangan heran kalau angka calories burned kamu berbeda dengan teman yang melakukan workout yang sama.
5 Faktor yang Memengaruhi Calories Burned Saat Olahraga
1. Berat dan Komposisi Tubuh
Berat badan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga.
Tubuh dengan massa yang lebih besar umumnya membutuhkan energi lebih banyak untuk melakukan aktivitas tertentu. Selain berat badan, komposisi tubuh seperti massa otot juga dapat berpengaruh terhadap kebutuhan energi tubuh.
Itulah kenapa dua Fit People yang melakukan latihan dengan durasi dan intensitas yang sama belum tentu mendapatkan angka calories burned yang sama.
2. Intensitas Olahraga
Seberapa berat kamu melakukan workout juga ikut memengaruhi calories burned.
Aktivitas dengan intensitas rendah tentu memiliki kebutuhan energi yang berbeda dengan latihan berintensitas tinggi. Misalnya, berjalan santai dan berjalan cepat sama-sama termasuk aktivitas fisik, tetapi tubuh bekerja dengan tingkat yang berbeda.
Begitu juga dengan strength training, cycling, running, atau HIIT. Semakin tinggi intensitas latihan, biasanya kebutuhan energi tubuh juga meningkat.
Meski begitu, bukan berarti kamu harus selalu melakukan workout dengan intensitas tinggi. Pilih intensitas yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan latihanmu.
3. Durasi Workout
Selain intensitas, durasi olahraga juga berpengaruh terhadap jumlah kalori yang terbakar.
Secara umum, semakin lama tubuh melakukan aktivitas, semakin banyak energi yang digunakan. Namun, bukan berarti workout harus selalu berlangsung lama agar terasa efektif.
Misalnya, Fit People yang memiliki jadwal cukup padat tetap bisa menyempatkan workout selama 30 menit. Yang lebih penting adalah memilih durasi yang realistis dan bisa dilakukan secara konsisten.
4. Jenis Olahraga
Setiap jenis olahraga memiliki gerakan, intensitas, dan kebutuhan energi yang berbeda. Karena itu, calories burned saat cycling belum tentu sama dengan strength training atau latihan kardio.
Namun, jangan memilih workout hanya berdasarkan olahraga mana yang membakar kalori paling banyak.Pertimbangkan juga tujuan latihanmu. Kalau ingin meningkatkan kekuatan, strength training bisa menjadi pilihan. Kalau ingin melatih stamina, kamu bisa memasukkan latihan kardio ke dalam rutinitas.
Dengan begitu, workout nggak cuma soal mengejar angka calories burned, tapi juga membantu tubuh berkembang sesuai targetmu.
5. Detak Jantung dan Kondisi Tubuh
Detak jantung juga menjadi salah satu informasi yang digunakan beberapa smartwatch untuk memperkirakan calories burned.Saat melakukan aktivitas dengan intensitas lebih tinggi, detak jantung biasanya ikut meningkat. Beberapa perangkat wearable kemudian menggunakan data tersebut bersama informasi tubuh dan aktivitas untuk memperkirakan jumlah kalori yang terbakar.
Tapi perlu diingat, angka yang muncul di smartwatch merupakan estimasi, bukan pengukuran langsung jumlah kalori yang benar-benar digunakan tubuh.Kondisi tubuh juga bisa berbeda setiap hari. Kurang tidur, tingkat kebugaran, kondisi lingkungan, dan pengalaman berolahraga dapat memengaruhi bagaimana tubuh merespons latihan.
Apakah Calories Burned di Smartwatch Akurat?
Smartwatch memang bisa membantu Fit People memantau aktivitas harian dengan lebih praktis. Namun, angka calories burned sebaiknya nggak dijadikan satu-satunya patokan keberhasilan workout.
Setiap perangkat menggunakan sensor dan algoritma yang berbeda untuk memperkirakan jumlah kalori yang terbakar. Karena itu, hasil yang muncul bisa saja tidak sepenuhnya sama dengan kondisi sebenarnya.
Daripada terlalu terpaku pada angka, kamu bisa menggunakan calories burned sebagai salah satu referensi untuk melihat aktivitas dan kebiasaan olahraga dari waktu ke waktu.
Kesimpulan
Calories burned saat olahraga dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari berat dan komposisi tubuh, intensitas, durasi workout, jenis olahraga, hingga detak jantung dan kondisi tubuh.
Jadi, nggak perlu terlalu fokus mengejar angka kalori setiap kali selesai workout. Jadikan angka tersebut sebagai referensi dan lihat juga progress lain yang kamu dapatkan dari latihan.
Buat kamu para Fit People yang ingin mulai rutin olahraga atau mencoba suasana workout yang lebih lengkap, yuk mulai dari free trial di Grand Focus Fit! Kamu bisa mencoba berbagai fasilitas dan pilihan latihan yang tersedia, lalu temukan workout yang paling cocok dengan tujuan fitness kamu.
Ready to start? Yuk, coba free trial Grand Focus Fit dan mulai perjalanan fitness kamu!