Habis workout, badan capek, otot terasa tegang, dan rasanya pengen langsung masuk sauna atau berendam di jacuzzi? Sauna dan jacuzzi memang bisa jadi pilihan buat menutup sesi olahraga dengan lebih rileks.
Ada cara dan durasi yang perlu diperhatikan supaya pengalaman sauna dan jacuzzi tetap nyaman, terutama kalau kamu baru pertama kali mencobanya. Yuk, simak lima tips menggunakan jacuzzi dan sauna dengan benar berikut ini.
1. Jangan Langsung Masuk Setelah Workout
Setelah olahraga, tubuh masih dalam kondisi panas dan detak jantung juga belum sepenuhnya kembali normal. Jadi, jangan buru-buru masuk sauna atau jacuzzi begitu selesai latihan.
Beri waktu beberapa menit buat cooling down terlebih dahulu. Jalan santai, lakukan stretching ringan, lalu minum air putih sebelum masuk ke area recovery. Tujuannya simpel,biarkan tubuh beradaptasi dulu sebelum mendapatkan paparan panas tambahan dari sauna atau jacuzzi.
2. Perhatikan Durasi, Nggak Perlu Lama-Lama
Kalau baru pertama kali menggunakan sauna, kamu nggak perlu langsung memaksakan diri bertahan lama. Mulai dari sekitar 5–10 menit dan lihat bagaimana respons tubuh. Kalau sudah terbiasa, durasinya bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.
3. Jangan Lupa Minum Air
Ini salah satu hal yang sering dianggap sepele. Sauna membuat tubuh berkeringat karena terpapar suhu tinggi. Berendam di jacuzzi yang hangat juga bisa membuat tubuh terasa semakin panas. Karena itu, pastikan kamu sudah cukup minum sebelum dan setelah menggunakan fasilitas tersebut. Bawa botol minum dan jadikan hidrasi sebagai bagian dari recovery routine kamu. Workout sudah bikin kamu berkeringat. Jangan sampai sesi recovery malah bikin kamu kekurangan cairan.
4. Gunakan Sauna dan Jacuzzi dengan Bijak
Sauna dan jacuzzi sama-sama memberikan paparan panas, jadi kamu nggak perlu memaksakan diri menggunakan keduanya terlalu lama dalam satu sesi.
Kalau ingin menggunakan keduanya, beri jeda dan dengarkan kondisi tubuh. Setelah sauna, misalnya, kamu bisa keluar terlebih dahulu, melakukan pendinginan dan minum air sebelum melanjutkan ke fasilitas lainnya. Yang penting bukan sebanyak apa fasilitas yang kamu gunakan, tapi bagaimana tubuh kamu meresponsnya.
5. Sesuaikan dengan Kondisi Tubuhmu
Setiap orang punya toleransi panas yang berbeda. Ada yang nyaman berada di sauna lebih lama, ada juga yang baru beberapa menit sudah merasa terlalu panas. Begitu juga saat menggunakan jacuzzi.
Kalau tubuh mulai memberikan sinyal seperti pusing, mual, sesak, jantung berdebar tidak biasa, atau merasa mau pingsan, segera keluar dan cari tempat yang lebih sejuk untuk beristirahat.
Dan kalau kamu punya kondisi kesehatan tertentu atau sedang tidak fit, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tenaga medis sebelum menggunakan sauna atau jacuzzi.